Jejak Empati Ramadhan: Siswa SD Al Madani Menggugah Kepedulian untuk Ibu Arbayah
Ramadhan 1446 H menjadi saksi bisu betapa indahnya kepedulian yang tumbuh di hati siswa-siswi SD Islam Al Madani. Bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, mereka memaknai Ramadhan dengan aksi nyata: "Ramadhan Berbagi". Tergerak oleh semangat berbagi, mereka berinisiatif mengulurkan tangan kepada sesama, salah satunya adalah Ibu Arbayah.
Dimulai dengan kunjungan ke rumah Ibu Arbayah di RT.9 Sungai Sumba, Guntung Manggis, Banjarbaru, siswa-siswi ini melakukan asesmen kebutuhan secara langsung. Mereka melihat kondisi rumah yang memprihatinkan, dengan atap bocor, dinding retak, dan dapur yang tidak layak pakai. Interaksi dengan Ibu Arbayah dan keluarganya membuka mata mereka terhadap kesulitan yang dihadapi. Ibu Arbayah, dengan kondisi kesehatan yang membatasi geraknya, sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti pampers, minyak kayu putih, dan bahan makanan.
Tak cukup hanya dengan mengidentifikasi masalah, mereka bergerak cepat mengajak teman-teman sekelas dan seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi. Penggalangan dana dan pengumpulan bantuan pun dilakukan dengan penuh semangat. Mereka menyadari, setiap uluran tangan, sekecil apapun, akan sangat berarti bagi Ibu Arbayah.
Namun, aksi mereka tidak berhenti di situ. Dengan penuh harapan, mereka menyuarakan rekomendasi kepada pemerintah kota Banjarbaru. Mereka tidak hanya ingin memberikan bantuan sesaat, tetapi juga memastikan Ibu Arbayah dan keluarganya mendapatkan bantuan yang berkelanjutan. Mereka berharap pemerintah dapat memperbaiki kondisi rumah Ibu Arbayah dan memberikan akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.
Selama proses asesmen dan aksi nyata, siswa-siswi ini belajar tentang empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. "Kami sedih melihat kondisi rumah Ibu Arbayah, tapi kami senang bisa membantu," ujar salah seorang siswa. "Semoga bantuan kami bisa meringankan beban Ibu Arbayah dan keluarganya," timpal siswa lainnya.
Aksi siswa-siswi SD Islam Al Madani ini adalah bukti bahwa kebaikan tidak mengenal usia. Mereka adalah inspirasi bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama, untuk tidak menutup mata terhadap kesulitan yang dihadapi orang-orang di sekitar kita. Mari kita dukung mereka dalam menyebarkan kebaikan dan mewujudkan Ramadhan yang penuh berkah.
Leave a Comment