Menguatkan Peran Ayah melalui Gati Sebaya, SD Islam Al Madani Bangun Kemitraan dalam Mendampingi Perkembangan Anak
BANJARBARU — Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak tidak berhenti pada kegiatan mengantar dan menjemput sekolah. Kehadiran mereka dalam memahami perkembangan, mendengarkan kebutuhan, serta merencanakan langkah pendidikan anak menjadi bagian penting dari kemitraan antara keluarga dan sekolah.
Semangat inilah yang terus diperkuat SD Islam Al Madani Banjarbaru melalui kegiatan konsultasi perkembangan peserta didik yang berlangsung selama satu bulan terakhir.
Dalam kegiatan tersebut, guru dan orang tua berdialog mengenai berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari pencapaian pembelajaran, sikap, keterampilan, hingga kebutuhan pendampingan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Ada hal yang menggembirakan dari pelaksanaan konsultasi kali ini, yakni kehadiran para ayah yang turut meluangkan waktu untuk mengikuti pertemuan dan terlibat langsung dalam pembicaraan mengenai perkembangan putra-putrinya.
Dari Laporan Perkembangan Menuju Dialog yang Bermakna
Konsultasi perkembangan di SD Islam Al Madani tidak dimaksudkan sekadar sebagai kegiatan penyampaian hasil belajar. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi guru dan orang tua untuk saling bertukar informasi, memahami kondisi anak dari sudut pandang yang berbeda, serta menyepakati dukungan yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam sejumlah pertemuan, komunikasi berlangsung secara terbuka dan berorientasi pada kemajuan anak. Pembahasan tidak hanya mencakup pencapaian saat ini, tetapi juga mulai mengarah pada persiapan pendidikan di jenjang berikutnya.
Melalui dialog tersebut, orang tua memperoleh gambaran mengenai perkembangan anak di lingkungan sekolah, sementara guru mendapat kesempatan memahami pengalaman dan harapan keluarga.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu sekolah dan keluarga mengambil langkah pendampingan yang lebih selaras dengan kebutuhan dan potensi masing-masing anak.
Gati Sebaya: Menghadirkan Ruang bagi Keterlibatan Ayah
Kehadiran para ayah dalam konsultasi perkembangan menjadi bagian dari semangat Gati Sebaya, gerakan yang terus diperkuat SD Islam Al Madani untuk mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.
Melalui gerakan ini, sekolah berupaya menghadirkan ruang yang aman, hangat, dan terbuka bagi para ayah untuk menyampaikan pandangan, mengomunikasikan harapan, serta mengambil bagian dalam keputusan yang berkaitan dengan perjalanan pendidikan putra-putrinya.
Ketua Yayasan Cahaya Keluarga Madani, Husnul Khatimah, memandang bahwa kehadiran ayah dalam kegiatan konsultasi merupakan perkembangan positif dalam membangun kemitraan pendidikan.
Menurutnya, ruang komunikasi yang terbuka perlu terus dijaga agar ayah dan ibu sama-sama memiliki kesempatan untuk memahami perkembangan anak serta berkontribusi sesuai peran dan kondisi keluarga masing-masing.
Keterlibatan ayah tidak semata-mata diukur dari seberapa sering mereka datang ke sekolah, melainkan juga dari kesediaan untuk mendengarkan, memahami, dan menindaklanjuti kebutuhan anak dalam kehidupan sehari-hari.
Menghargai Setiap Proses Tumbuh Kembang Anak
SD Islam Al Madani meyakini bahwa setiap anak memiliki perjalanan perkembangan yang berbeda. Oleh karena itu, konsultasi bersama orang tua perlu dilaksanakan dalam suasana yang menghargai keunikan, potensi, dan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Hasil belajar akademik menjadi salah satu bagian penting yang dibicarakan, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan anak.
Perkembangan kemandirian, kemampuan berkomunikasi, pengelolaan emosi, hubungan sosial, serta keterampilan sehari-hari juga menjadi perhatian dalam proses pendampingan.
Dengan pendekatan tersebut, sekolah berharap konsultasi tidak menjadi ruang untuk membandingkan anak, melainkan kesempatan untuk mengenali kemajuan yang telah dicapai dan menentukan langkah berikutnya secara realistis.
Apresiasi bagi Para Ayah dan Seluruh Orang Tua
Yayasan Cahaya Keluarga Madani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para ayah yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan untuk hadir dalam konsultasi perkembangan anak.
Apresiasi yang sama juga disampaikan kepada para ibu, guru, dan tenaga pendidik yang terus membangun komunikasi serta kerja sama dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Sekolah berharap keterlibatan orang tua, termasuk para ayah, tidak hanya hadir dalam agenda konsultasi, tetapi terus tumbuh menjadi kebiasaan dalam mendampingi proses belajar dan kehidupan anak sehari-hari.
Melalui Gati Sebaya, SD Islam Al Madani berkomitmen memperkuat kemitraan yang menempatkan keluarga sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan.
Sebab ketika ayah dan ibu memiliki ruang untuk terlibat, guru memiliki mitra untuk berbagi, dan anak merasakan dukungan dari berbagai arah, pendidikan menjadi perjalanan yang tidak harus ditempuh sendirian.
Leave a Comment